Jalan Penghubung Semarang-Purwodadi Lumpuh Total Gegara Tanggul Sungai Jebol

author
1 minute, 59 seconds Read

Medan Pers, Semarang-The Provincial Road yang menghubungkan Semarang-Purwodododi, Village Tinanding, Gook District, Grobogan Regence, Central Week (Central Week) benar-benar lumpuh karena Fraktur Sungai Tuntang, Selasa (21/1). Sekretaris desa Baku Sujarwo (sekretaris) mengatakan tanda -tanda sungai tertanam diketahui sebelumnya. Namun, upaya warga untuk menambahkan bahwa mereka tidak menghasilkan hasil. “Ini karena drainase air Sungai Tuntang sudah tinggi, jadi keadaan tanggul rusak, jadi ada kebocoran dan rusak,” kata Baku Sujarwo ketika dihubungi oleh Medan Pers, Selasa (1/21). Jalan provinsi yang tidak dapat diatasi adalah hambatan antara Regence Grobogan dan Demak Regence. “Di masa lalu, kami mogok pada tahun 1998, kami mengusulkan untuk meningkatkan beberapa kali,” kata Baku. 27 tahun telah berlalu, tanggul telah dipertahankan kembali kritis. Namun, proposal penduduk hanya menanggapi pemasangan kelompok RAM dan bambu. Faktanya, proposal penduduk pemerintah menuntut manajemen tanggul dengan perlakuan khusus sehingga kecelakaan banjir tidak diulang. Warga yang melihat hutang dengan air Sungai Tuntang telah melebihi tingkat alarm yang diharapkan untuk memperbaiki pintu keluar ke tanggul. “Pada pukul 05.30, penduduk WIB telah bekerja bersama dengan kantong pasir, tetapi sejak tanggul dasar ditemukan sehingga tidak akan berlalu,” katanya. Ketika diketahui bahwa ada kerugian, arus lalu lintas segera dialihkan. Kendaraan mulai dari Purwodad hingga Semarang menyimpang melalui Demak. Sementara dari Semarang ke Purwodadi ia menyimpang di Karagrayung. Have, banjir memasuki area pemukiman. Ratusan keluarga (MA) terkena evakuasi di tempat -tempat yang lebih aman. “Banjir sekarang telah memasuki pemukiman, mencapai 50 cm. Dia mencapai 200 kks semua Hamlet Malat, sebuah desa Vaganda,” katanya. Saat ini apa yang dia butuhkan untuk masyarakat adalah membantu makanan cepat saji. Pestanya akan membuat dapur publik di ruang desa yang ditelusuri. Dia menjelaskan bahwa bantuan Badan Manajemen Bencana Regional Grobogan (BPBD) telah dimulai. Rusak “Saat ini tidak dapat menutup tanggul karena aliran yang berat, tetapi excavator disiapkan,” katanya. Banjir di desa Tinanding, distrik Gedong adalah salah satu dari 19 desa dari delapan distrik bencana yang terjadi di rejimen Grobogan.Medan Pers mengumpulkan data bahwa banjir juga melanda distrik Purwodadadi, Toroh, Grobogan, Karagrayung, Gubug, Tawangharjo. Banjir rata-rata mencapai 30-50 cm. Namun, beberapa area banjir telah mulai menarik secara bertahap. Dari 19 desa di delapan di bawah -kerugian yang dipengaruhi oleh banjir jumlah penduduk yang melarikan diri sekitar 54 orang. Posisi rata -rata yang dipengaruhi oleh banjir adalah luas sawah. (Mcr5/Medan Pers) video paling populer saat ini:

BACA JUGA: Sungai Cabean Arginja hancur, tiga desa di Demak dipengaruhi oleh banjir

Baca lebih banyak artikel … Pertunjukan ekonomi nasional yang keras, inflasi terkontrol dan produksi produksi yang meluas

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *