Medan Pers, Jakarta – Menteri Urusan Dalam Negeri Bima Arya berkata,
Ini mengikuti surat edaran Partai Demokrat Partai Demokrat Indonesia KAMPP Megawati Socarnoputrin, yang memerintahkan semua kepala dan kepala regional dari Partai Alternatif, yang membawa hernia putih untuk tidak mengikuti mundurnya Presiden Prabowo Subanto.
BACA JUGA: 19 PDIP -Atea Kepala di Area Java Tengah, yang bukan AKMIL RETREAT, tunggu arah Megawatis
“Pada pukul 3:00 kita tahu berapa banyak kepala daerah hadir dan ada penyebabnya,” kata Bima di Magelang pada hari Jumat (21/2).
Bima juga berjanji untuk memberikan pernyataan yang terkait dengan jumlah kehadiran utama regional.
BACA JUGA: PSI memandu kepala regional untuk melayani orang, bukan pesta
“Apa kebijaksanaan Akmil dan Lemhanas dari Kementerian Stasiun Domestik, yang terkait dengan kepala regional yang hilang,” katanya.
Sebelumnya, Megawati Socarnoputri memerintahkan semua kepala dan tergantung pada kepala regional partai PDIP, yang tidak mengikuti retret presiden Presiden Presiden Indonesia.
Ini dinyatakan dalam nomor panduan harian 7294/in/dpp/ii/2025, tertanggal 20 Februari 2025.
Megawati menandatangani surat langsung di kepala utama dan wakil PDIP.
“Kepala regional kepala regional dan wakil anggota akan menunda perjalanan, yang mengambil bantuan Magelang dari 21 Februari hingga 20 Februari 2025,” kata Megawat’s Daily Guide yang ditandatangani pada hari Kamis (2/20). (Mcr4/Medan Pers) Pernahkah Anda melihat video terakhir berikutnya?