Teror Kepala Babi Terhadap Jurnalis Tempo Ancaman Serius, Kapolri Harus Bertindak

author
1 minute, 30 seconds Read

Medan Pers, Jakarta – Kursi VCH Indonesia (IPW), Sugg Tgu Santoso, bertindak sangat teror dalam bentuk potongan satu babi untuk dikirim ke kantor media FIS.

Dia menganggap bahwa tindakan itu adalah semacam upaya untuk membungkam kebebasan pers dan membungkam tindakan jurnalisme independen.

Baca juga: Ancaman Serius Kebebasan Kebebasan Menentang Jurnalis Tempo

“Tindakan ini adalah semacam ancaman, teror, dan intimidasi untuk jurnalis dan media. Pers setelah independensi pers yang dijamin jelas terluka oleh tahun 1999 Law No.

Ini juga menerbitkan Pasal 4 dari Pers Undang -Undang bahwa pers bebas dari sensor, distribusi, dan pembatasan penyiaran.

Baca juga: Tempo meminta polisi Adian untuk mengambil jurnalis untuk menyerang artis

Sementara itu, Pasal 8 menyatakan bahwa jurnalis berhak atas perlindungan hukum untuk menerapkan bisnis mereka.

Dia mendesak polisi utama Listo Sigit Prabovo untuk mendapatkan penyelidikan segera dan pengiriman penjahat paket teroris.

BACA JUGA: REMPO TELAH REPORTER YANG DITERIMA, RONNIE PDIP sepenuhnya meminta polisi

“Polisi nasional harus mengambil tindakan cepat untuk menyelidiki dan menangkap penjahat untuk menimbulkan ancaman terhadap kehidupan pers dan jurnalis,” kata Sullg.

Dilaporkan, FISS menerima Kantor Tempo Kamis (3/19) Pengiriman Kepala Babi. Kepala babi dibungkus dengan kardus yang dilapisi dengan styrofoam di Box B dan Cica, seorang reporter desktop politik dan host kebocoran cinnier membahas politik.

Kantor FISS Keamanan Penjaga menerima kantor tempo sekitar pukul 16: 15 WIB.

Setelah kembali ke amplop dengan jurnalis Hussein Abu Yusuf Muda Dongoran, tendangan itu mendapat sekitar pukul 15:00 Kamis (3/20).

Hussein mencium bau busuk begitu dia membuka bagian atas kardus, yang membuka B. dibuka q.

Setelah membuka styrofoam, kepala babi dipotong dengan kedua telinga. Cica, Hussein dan banyak jurnalis lainnya segera membawa bangunan B dari gedung.

Kepala eksekutif di Tempo settry editor Yasara mengatakan bahwa pengiriman babi adalah jenis teror melawan kemerdekaan pers.

“Kami sedang mempersiapkan langkah selanjutnya dalam menanggapi petualangan,” kata Settry. (Mcr8/Medan Pers)

Baca artikel lain … periksa jumlah apel di tengah Kalimant

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *