Ternyata Israel Punya Perusahaan Gadungan Memproduksi Pager Peledak

author
1 minute, 11 seconds Read

Medan Pers – Moskow – Serangan ledakan suar massal secara tiba-tiba yang menargetkan anggota Hizbullah di Lebanon menewaskan 37 orang dan melukai ribuan lainnya.

The New York Times (NYT), mengutip tiga pejabat intelijen, mengungkapkan bahwa Israel telah membentuk perusahaan depan untuk memproduksi alat pengeras suara peledak, yang kemudian dikirim ke Lebanon.

Baca Juga: Ledakan Pager Tewaskan Ribuan Perwira Bawahannya Panglima Hizbullah, kami ucapkan selamat atas hal ini

Menurut sumber resmi, produsen beacon, BAC Consulting Kft., sebuah perusahaan yang berbasis di Hongaria, memiliki kontrak untuk memproduksi perangkat tersebut atas nama perusahaan Taiwan Gold Apollo, meskipun produk tersebut sebenarnya diproduksi oleh perusahaan yang dibuat. Dari pemerintah Israel.

Selain itu, pejabat intelijen Israel mengatakan setidaknya dua perusahaan palsu diciptakan untuk menyembunyikan identitas sebenarnya dari orang-orang yang memproduksi perangkat tersebut.

Baca Juga: Malu dengan Ledakan Pager, Hizbullah Akui Supremasi Israel

Pada saat yang sama, BAC Consulting juga memiliki klien lain yang memesan produksi pager non-eksplosif, lapor KFT.

Pager yang bersifat eksplosif mulai dikirim ke Lebanon pada musim panas 2022, namun penggunaannya meningkat setelah pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah mengutuk penggunaan ponsel demi alasan keamanan.

Baca Juga: Hizbullah Benarkan Israel di Balik Serangan Pager Lebanon yang Mematikan

Sebelumnya, surat kabar Lebanon Al Manor memberitakan, perangkat komunikasi yang meledak di berbagai wilayah Lebanon pada Rabu (18 September) dibeli sekitar lima bulan lalu, bersamaan dengan meledaknya lampu lalu lintas sehari sebelumnya.

“Hizbullah membeli peralatan komunikasi lima bulan lalu, sekitar waktu yang sama dengan pembangunan mercusuar,” surat kabar itu melaporkan. (antara/Medan Pers)

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *