Medan Pers, Kudus – Pengikut setia Persijab Jepara menganiaya warga Desa Njimbal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Kapolsek AKBP Kudus Ronnie Bonich memastikan akan segera mengusut tindak pidana tersebut.
Baca juga: Alasan Persijab Jebara Memilih Salahuddin Sebagai Pelatih Kepala
Keluarga korban juga sudah membuat laporan, sehingga tim akan mengambil tindakan, kata Rooney, Senin.
Ia mengungkapkan, korban berinisial IPA (23) dan tinggal di Desa Njimbal Kolon. Ronnie membenarkan kondisi korban membaik.
Baca juga: Liga 2 Persijap Vs PSIM: Elang Laut Jawa Pecat Pelatih dan Pemain
Namun untuk memastikan kondisinya, pihaknya mendukung pemeriksaan CT scan untuk memastikan yang bersangkutan tidak mengalami masalah serius akibat cedera awal.
Karena kejahatan ini benar-benar brutal dan tergolong kejahatan, maka pihak akan mengusutnya hingga pelakunya diadili.
Baca juga: Polisi Brutal di Bogor Bunuh Ibunya dengan Gas, Pukuli Tiga Kali
“Ada laporannya atau tidak, kasus yang dilanggar itu hanya kasus, jadi harus didalami. Sekaligus pelakunya harus diproses hukum agar kasus serupa tidak terulang lagi,” ujarnya.
Selain itu, ia mengatakan kehadiran suporter oposisi di dalam stadion saat timnya melakoni laga tandang jelas dilarang sehingga melanggar aturan yang telah disepakati sebelumnya.
Ia mengungkapkan kesedihannya atas konspirasi yang merugikan masyarakat Quddus.
Luka yang dialami korban antara lain luka di bagian bibir, leher, dan kepala. Korban saat ini sudah berada di rumah, namun akan dibawa ke rumah sakit untuk evaluasi lebih lanjut.
Ia berharap ada peninjauan karena suporter Jepara juga diberikan tiket pertandingan saat timnya menyambangi markas Persiba Bati, Minggu (12/1), meski sudah jelas ada larangan bagi pendukung oposisi untuk hadir.
Polres Kudus mengerahkan aparat keamanan untuk menghentikan aksi suporter Bersijab Jepara yang hendak menuju Bati melalui kawasan Kudus.
Ia mengatakan, polisi mengimbau setiap tempat yang menjadi jalur masuk Jepara hingga Bati agar tidak melanjutkan perjalanan ke Bati.
Ia juga mengatakan, “Ternyata saat pulang ke rumah usai pertandingan jumlahnya mencapai ribuan, karena petugas yang mendampingi membawa mobil hingga jarak tiga kilometer. (Antara/Medan Pers)
Baca selengkapnya… Eric kaget dengan keputusan Shin Tae-young yang mengeluarkan Eliano dari timnas.