Sinopsis Film Pernikahan Arwah (The Butterfly House)

author
2 minutes, 8 seconds Read

Jakarta – Jakarta – The Spirit Horror Movie (Butterfly House) akan segera disiarkan di teater Indonesia.

Kasus Direktur Paul Agusta terkait dengan omset di bioskop untuk memulai pada 27 Februari 2025.

Baca Juga: Film Pernikahan Arwah Memberikan Kepemimpinan Misterius Sebelum Menyiarkan di Bioskop

Film moral berikut (Butterfly House) adalah ringkasan:

Sepasang suami dan istri, Selim dan Tasya, rumah keluarga Salim latar depan, hanya keluarga, yang baru saja meninggal.

Baca Juga: Pernikahan Roh menggabungkan tradisi Cina dengan nada horor

Selain melayani pemakaman bibinya, Salim mungkin harus melanjutkan ritual keluarganya untuk membakar dupa setiap hari dengan mengancam altar atau kehidupan misterius.

Kehadiran keduanya dan tim preade-pread-in -dread-Osman menciptakan roh kuno suasana hati kuno selama pendudukan Jepang.

Baca Juga: Film Pernikahan Morgan Oy Arwah sangat antusias

Tasya dipindahkan ke Tasya untuk menenangkan roh dan memastikan suaminya dari suaminya dari suaminya untuk meninggalkan suaminya dari suaminya dan meninggalkan rumah.

Sebelum penyiaran bioskop, Arvah merilis poster personel dengan pemain utama film pernikahan.

Antara lain, Morgan Oyi, Zulfa Maharani, Jouhady Pranata, Brigitta Cynthia, Panimi Sjahrul, Amagerald, Alam Setiawan, memberi Salayiman dan Bonita.

Poster karakter dirancang dengan suasana hati yang menggabungkan elemen budaya Cina Peranakan dan elemen -elemen berkala yang mencerminkan subjek dalam film.

Postera Arwah Arwah film film ini dirancang sebagai ‘instruksi’ untuk mengundang minat penonton.

Setiap elemen dalam poster, dari kata -kata, warna, detail latar belakang, memiliki koneksi langsung dengan karakter dan rahasia karakter mereka.

Seperti pelindung DeSiani, produsen dan pendiri film, hanya menjelaskan pilihan desain poster untuk kecantikan visual.

“Juga, untuk menekankan budaya dunia untuk memberikan tips kecil kepada penonton tentang misteri di balik karakter -karakter ini.” Perlita.

Menurutnya, semangat pernikahan adalah salah satu film yang paling diharapkan untuk mengangkat budaya Tiongkok dalam genre horor Tiongkok.

“Investigasi film -film horor Indonesia sangat jarang karena kurangnya budaya sipil, yang sangat tebal,” katanya.

Selain itu, Presiden Patricia Gunadi, yang disiapkan oleh Manajer Investasi Media Entelkey, mengungkapkan bahwa The Spirit’s House (Butterfly House) tidak hanya antusias di dalam negeri.

Dia mengatakan film itu akan terbang di tujuh negara Asia lainnya, yaitu Vietnam, Kamboja, Malaysia, Filipina, Laos, Brunei Darussalam dan tujuh negara Myanmar.

“Kami juga berencana untuk memperluas distribusi distribusi ke negara lain. Dalam waktu dekat, kami akan segera meninggalkan poster dan trailer resmi untuk terus memperkenalkan film ini,” katanya.

Salah satu aktor pernikahan terkemuka Arva, Morgan Oy lebih antusias sebelum menampilkan film.

Menurutnya, poster karakter sebenarnya menggambarkan elemen utama film kami.

“Setiap karakter memiliki cerita rahasia dan saya yakin banyak pengikut akan mencoba memprediksi rahasia cerita sebelum film dirilis.” Morgan.

Semangat Roh (Rumah Kupu -kupu) tidak hanya menekankan kisah kengerian, tetapi juga menghadirkan budaya Cina Pheranakan kepada penonton. (Ded / Medan Pers)

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *