Program IRN Kembali Dibuka, Mahasiswa S1 Bisa Dapat Dana Riset

author
2 minutes, 22 seconds Read

Medan Pers, JAKARTA – Program Indofood Research Nugraha (IRN) 2024-2025 kembali menerima lamaran penelitian dari mahasiswa pascasarjana tingkat akhir. 

Vice President Koperasi PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) Indrayana mengatakan program ini terbuka untuk semua pelaku usaha, tidak hanya makanan. 

Baca Juga: 70 Mahasiswa Dapat Hibah Penelitian IRN

Batas waktunya adalah 21 Oktober 2024 dengan tema “Riset Kesehatan Berbasis Waktu dan Keterampilan Setempat”. 

Pangan yang bermanfaat tidak hanya sekedar energi dan gizi, tetapi juga pangan yang mempunyai khasiat khusus yang berkontribusi terhadap pembangunan kesehatan masyarakat.

Baca Juga: Lanjutkan Riset Pisang, IRN Dianugerahi Guru Besar ITB

“Negara kita punya banyak pangan. Saat kita menghadapi krisis pangan atau masalah kesehatan, ini membuka peluang untuk mengeksplorasi pangan yang kita miliki,” kata Indrayana, Jumat (4/10). ). 

Tema IRN tahun ini adalah penelitian produksi pangan berbasis keterampilan lokal dan tradisional. Mahasiswa diajak menyelesaikan tugas akhir untuk ikut serta dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat melalui gizi baik melalui Indonesia Emas 2045. 

Baca Juga: IRN Selenggarakan Penelitian Perguruan Tinggi, Begini Cara Mendapatkannya

Indrayana juga menyampaikan bahwa program IRN yang telah aktif selama lebih dari 18 tahun ini selalu mengedepankan penelitian untuk kepentingan generasi muda.

Program IRN ditujukan untuk bantuan penelitian keuangan khususnya di bidang gizi yang diharapkan dapat membantu mahasiswa pascasarjana sekaligus menciptakan generasi penelitian terbaik yang berkeadilan dan kreatif. IRN tidak hanya memberikan pendanaan untuk penelitian, namun juga memberikan pendampingan dari tim ahli selama penelitian berlangsung.

“Kami menerima sekitar 600 program tahun lalu, meningkat 40% dari tahun sebelumnya, dan universitas-universitas di wilayah barat Indonesia semakin kuat. Kami berharap mahasiswanya lebih banyak dibandingkan dari daerah lain,” kata Indrayana.

Program IRN tersedia untuk semua jurusan berdasarkan penelitian antara lain teknologi pertanian (perkebunan), teknologi proses/proses, gizi, kesehatan minum masyarakat, kebudayaan, bisnis dan perdagangan. Semua proposal yang masuk akan ditinjau oleh panel ahli IRN.

Tim ahli IRN bekerja sama dengan manajemen Indofood telah menyelesaikan hubungan online program IRN periode 2024-2025. Dalam fellowship program IRN, tim ahli IRN, Prof. Dr. Ayo Ambaryanto, MA, berbagi tips mendapatkan dana penelitian. Penting untuk memperhatikan hal-hal ini. 

Yang pertama adalah apakah perjanjian tersebut sesuai dengan tujuan utama program. Tahun ini yang terpenting adalah fungsionalitas feed, jadi header dan latar belakang harus berfungsi. Selanjutnya harus memenuhi persyaratan, kelengkapan proposal dan kemampuan mencari dana. 

“Tidak penting mengingat tanggal pengajuannya. Batas waktu penerimaan proposal adalah 21 Oktober 2024,” ujarnya. 

Program fellowship ini dilakukan secara online dan diikuti oleh banyak universitas dari seluruh Indonesia. Liputan lengkap program IRN dapat dilihat di laman Youtube Rumah Indofood. Cara Mendaftar Bantuan Pendanaan Penelitian Program IRN Program IRN terbuka bagi mahasiswa S1 jurusan apa pun yang akan melakukan penelitian sebagai tugas akhir.

Ia menambahkan hingga saat ini, proyek IRN telah mendanai lebih dari 1.000 proposal penelitian.

Kami berharap banyak siswa yang berpartisipasi dalam proyek ini dan menemukan ide-ide bagus untuk menemukan makanan yang diteliti dan menemukan karakteristik serta kualitas lain dari makanan di sekitar kita. 

“Program IRN ini merupakan kontribusi nyata generasi muda terhadap ketahanan pangan di Indonesia,” tutup Indrayana (esy/Medan Pers).

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *