Medan Pers, JAKARTA – Diprakarsai oleh PreciousJunkz, Hanun Trisulo, salah satu penggerak dunia desainer mainan Indonesia, bekerja sama dengan Paulus Hugh (Mindblowon) menciptakan IDS (Indonesian DesignerToys Society), sebuah platform yang mempersatukan para desainer mainan Indonesia. di acara lokal dan internasional.
Hanung menjelaskan, kerja sama dengan Paulus Hue akan membawa banyak hasil positif, khususnya di pasar Indonesia, yang akan meningkatkan kesadaran terhadap mainan desainer.
BACA JUGA: Game di Palembang hanya dijual di bulan Agustus
“Kolaborasi kreatif ini ternyata bisa membawa banyak hal positif. Dengan bekerja sama, desainer lokal bisa belajar dari pelaku industri internasional, dan sebaliknya masyarakat internasional bisa melihat potensi besar yang ada di Indonesia,” jelas Hanung, Selasa (24/9). ). ).
Hanun juga berharap kerja sama ini dapat mendorong pertumbuhan pasar lokal, dan semakin banyak masyarakat yang memahami nilai permainan desainer dan mampu bersaing di pasar global.
BACA JUGA: Tingkatkan pembelajaran anak dengan permainan edukatif berbasis Playbase Learning
“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya meningkatkan kualitas kerja, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan pasar dalam negeri. Bisa dibilang, ini adalah proses berbagi ilmu dan budaya, dan tentunya membuka jalan bagi perancang busana Indonesia untuk bisa terkenal di dunia. pasar,” katanya.
Hanun mengungkapkan keinginannya untuk membuat IDS bersama Paulus Hu, melebarkan sayap dan membangun komunitas yang kuat, serta desainer Indonesia bisa go internasional dan diakui serta diapresiasi atas karyanya.
BACA JUGA: Seorang Siswa yang Tak Masuk Perkuliahan Menjadi Korban Eksploitasi Seksual
“Jadi awalnya kami terinspirasi dari komunitas kreatif di Malaysia (MAS) dan Filipina (DNA) yang sudah mampu menciptakan ekosistem kreatif yang kuat bagi para desainer game. Begitu pula di Indonesia, “Kita punya banyak sekali desainer-desainer berbakat. Ada, dan kualitasnya luar biasa,” kata Hanun.
“Pada akhirnya IDS lahir untuk mempertemukan dan mendukung para desainer game lokal. Setelah menjaring beberapa peserta pertama, langkah pertama kami adalah melakukan debut di Jakarta Game Fair 2024 di Balai Kartini. “Jauh melebihi ekspektasi kami para tamu sangat positif dan menjadi awal yang baik bagi IDS,” jelasnya.
Pada saat yang sama, Paulus menegaskan, kami akan terus konsisten menampilkan karya-karya desainer game lokal yang mampu bersaing di pasar global, sehingga nama-nama desainer game tanah air semakin menonjol di sorotan global. dunia.
“Kami berharap IDS terus stabil dan semakin populer di dalam dan luar negeri. Kami ingin lebih banyak lagi desainer Indonesia yang bisa go internasional dan diakui serta diapresiasi atas karyanya. Yang terpenting, kami ingin menciptakan komunitas yang kuat dan suportif, kata Hanun.
“Kedepannya kami ingin lebih banyak lagi berkolaborasi dengan brand lokal dan internasional serta berpartisipasi di lebih banyak event untuk mengharumkan nama desainer game tanah air,” lanjutnya.
Hanung dan Paulus juga mengajak seluruh generasi muda di Indonesia untuk terus berkarya melalui kreativitas di dunia seni yang bermanfaat bagi kehidupan dan bukan untuk perjuangan.
FYI, Hanung Trisulo merupakan gagasan dari PreciousJunkz, salah satu motor penggerak dunia game designer Indonesia.
Setelah lulus di Sydney, Australia, Hanung bekerja sebagai art Director di SoftART (Sydney) dari tahun 2002 hingga 2005.
Kecintaannya pada mainan desainer dimulai pada tahun 2012 ketika ia “memasuki” dunia ThreeA dan Dunny (Kidrobot). Semuanya dimulai dengan itu. Pada tahun 2016, ia mulai mengikuti ajang internasional seperti STGCC (Singapura) dan Toysoul (Hong Kong).
Sedangkan Paulus Hugh merupakan seorang desainer Indonesia yang telah membangun reputasi internasional atas karyanya, terutama karakter bulldog Perancis dari desainer Nimbus yang telah menjadi ikon di dunia game.
Lahir dan besar di Indonesia, ia kuliah di Universitas Pelita Harapan dan lulus dengan gelar Desain Komunikasi Visual.
Ia bekerja sebagai fotografer pernikahan selama 10 tahun sebelum mengalihkan perhatiannya ke dunia mainan desainer. Pengalaman ini memperkuat rasa seni visual dan bercerita.
Sejak terjun ke dunia mainan desainer, Paulus telah mengikuti berbagai pameran dan acara di dalam dan luar negeri.
Tekad dan visinya untuk terus mendorong batas kreativitas menjadikannya sosok penting dalam industri mainan desainer tidak hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia. Dari seorang fotografer hingga penggerak dalam kancah game perancang busana, perjalanannya membuktikan bahwa kreativitas tidak mengenal batas. (Barat/Jepang)
BACA PASAL LAINNYA… 15 tersangka ditemukan tewas di Kali Bekasi