Medan Pers -biak -Budget distribusi untuk pejabat dengan kontrak bisnis atau PPPK masih menjadi masalah. Salah satunya adalah Pemerintah Bak Numfor Regency di Papua.
Pada tahun 2025, Bak Numfor mengalokasikan Pemerintah Kabupaten untuk membayar $ 50,2 miliar di $ 5.331 (ASN) PNS dan PPPK.
Baca juga: Komisi Rumah II menunjukkan sumber masalah seleksi PPPK 2024 serta BKN.
“Dana Penugasan Umum (DAU), yang tidak ditentukan oleh penggunaan tahun keuangan pada tahun 2025, adalah 481,4 miliar RP, dan biaya karyawan adalah 50,2 miliar RP.
Dia mendukung 28,9 miliar rupee untuk upah regional PPPK pada tahun 2025 untuk DAU.
Baca Juga: Tunjangan Hasil atau PPPK Tukin naik 50% dari gaji, Alhamdulillah
Gaji saat ini adalah 74,4 miliar rupee, hingga 1 222 area PPPK.
“Sisa RP454 miliar adalah beban pada otoritas lokal dan telah diumumkan bahwa ada kebutuhan untuk alokasi lebih lanjut dari anggaran karyawan dengan hanya 454 karyawan PPPK tambahan yang dibuat pada tahun 2024.”
Baca juga: Honor R2 & R3 Pessimal Prosperity, waktu pesta PPPK bukanlah solusi.
Gunadi juga memiliki 764 Formasi CPN tambahan selain Formasi PPPK 2024.
Jika Anda menambahkan CPN ini, Anda memerlukan anggaran biaya tambahan untuk karyawan alokasi 44,9 miliar yuan.
“Ketika datang ke karyawan, prioritas yang membayar 5,331 upah pada 4,109 pn dan pppk 1.222 terdiri dari.”
Sementara itu, sekretaris setempat mengatakan itu adalah rasionalisasi anggaran dari BIAK NUMFOR PERNYATA PERNYATAAN PERTANYAAN ASN Pengeluaran pada tahun 2025.
“Ini diikuti oleh instruksi Presiden Prabowo untuk melaksanakan efektivitas anggaran pemerintah pada tahun 2025,” katanya.
APBD 2025 Bak Numfor Governmors Biaya lokal mencapai RP1.5. (Antara/Medan Pers)