Menaker Ida Paparkan Upaya Indonesia Ciptakan Ketenagakerjaan Berkualitas di G20 Brasil

author
2 minutes, 5 seconds Read

Medan Pers, FORTALEZA – Menteri Ketenagakerjaan Aida Fauzia mengatakan Indonesia mendukung tema G20 Brazil “Membangun dunia yang adil dan planet yang berkelanjutan” atau membangun dunia yang adil dan planet yang berkelanjutan.

Menteri Ketenagakerjaan Aida Fawzia mengatakan tujuan dalam hal ini sangat penting bagi keberadaan manusia. Karena jika konflik terus berlanjut, tidak ada yang bisa mencapainya.

Baca Juga: Luncurkan Peta Jalan Indonesia Melawan Pekerja Anak, Pesan Menaker Aida Fawzia

“Oleh karena itu, kita harus saling mendukung dengan solidaritas yang kuat untuk mendukung kemanusiaan dan menciptakan sinergi untuk mencapai tujuan keberlanjutan kita,” kata Aida Fouzia, Menteri Tenaga Kerja di Brazil, Kamis (25/7).

Menteri Tenaga Kerja Aida mengatakan, pemerintah Indonesia, dengan semangat tidak meninggalkan siapa pun, menyerukan G20 untuk bersolidaritas terhadap Palestina dan mendukung rekonstruksi dan pemulihan ekonomi Palestina.

Baca juga: Pertemuan Bilateral Sekjen Kementerian Tenaga Kerja dan OECD Bahas Isu Penting.

Beliau berkata: Mari kita bekerja sama untuk segera mengakhiri konflik di Gaza sehingga rakyat Palestina dan pekerja Palestina dapat bekerja dengan damai.

Terkait hal ini, Menteri Ketenagakerjaan Aida Fawzia memaparkan sejumlah upaya Indonesia dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas dan mendorong pekerjaan layak untuk memastikan inklusi sosial, mengentaskan kemiskinan, dan mencapai nihil kelaparan.

Pertama, pemerintah Indonesia telah menciptakan lapangan kerja bagi lebih dari enam juta pekerja dalam empat tahun, bahkan selama pandemi.

Hal ini dilakukan dengan memperbaiki aturan dan tata kelola investasi, serta mendukung dunia usaha dan tenaga kerja melalui dialog sosial.

Menteri Tenaga Kerja Aida mengatakan: Tingkat pengangguran telah menurun menjadi 4.8%, yang merupakan tingkat terendah dalam sejarah kita.

Kedua, mendorong penggunaan teknologi dan inovasi untuk meningkatkan produktivitas dengan mendorong kewirausahaan dan usaha kecil dan menengah yang fokus pada masyarakat dalam situasi rentan dan menggunakan pendekatan gender.

Menteri Ketenagakerjaan Aida mengatakan: program seperti digitalisasi usaha kecil dan menengah dan pengembangan ekosistem start-up telah menciptakan lapangan kerja baru yang sesuai dengan perkembangan saat ini.

Ketiga, meningkatkan tingkat kesejahteraan penduduk dan menurunkan angka kemiskinan dengan mendorong tumbuhnya usaha di pedesaan melalui dana pedesaan dan usaha perdesaan (RUB).

Beliau mengatakan: “Kami telah meluncurkan berbagai program pemberdayaan ekonomi daerah seperti pengembangan UKM dan akses terhadap pendidikan dan pelatihan vokasi.

Keempat, memfasilitasi transisi pekerja ke pekerjaan formal dengan memberikan dukungan sosial dasar kepada pekerja.

Hal ini untuk mengurangi tingkat kemiskinan, meningkatkan akses mereka terhadap layanan kesehatan dan memberdayakan mereka untuk memanfaatkan peluang ekonomi.

Beliau mengatakan: Pencapaian ini merupakan hasil upaya bersama pemerintah, sektor swasta dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung investasi dan kebijakan ketenagakerjaan yang aktif.

Dia mengatakan: Pasca pandemi Covid-19 telah terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan investasi, yang menyebabkan peningkatan lapangan kerja. (mrk/Medan Pers)

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *