Medan Pers, Pakalondan – Korban sekali lagi ditemukan dalam situasi yang tak bernyawa, di desa tanah longsor, di distrik Petungcriono, Pure Regence, Jawa Tengah (Jawa Tengah), Kamis (1/23). Secara total, 22 korban terbunuh. Pemimpin Kantor Samarang Basarasus Mengatakan Budao
Empat korban adalah M Teguh Imanto, Desa Kayupuring, Petungkriyono, Aurel, penduduk pedesaan Kampar, M Nasrullah Amin, penduduk Pekalongan dan Tigar Hariyan, penduduk muda Ega.
Baca Juga: Bumn menyiapkan bencana menghindari kecelakaan selama Homecoming 2025
Sekarang pencarian juga tidak berfungsi karena memasuki sore hari, cara mendung untuk melihat tempat pencarian sehingga proses pencarian untuk sementara dihentikan. “Besok kita akan fokus pada tiga sektor, terutama di sektor Sekretaris Sekretaris Desa, di sektor wilayah Pertashopi dan Allo Cafe. Meskipun sektor sungai Sungai ditangguhkan mengingat fakta bahwa lokasi telah diidentifikasi beberapa kali dan tidak ada korban yang ditemukan,” semoga hari esok akan didukung, kami dipahami dan kita akan memahami semua pengorbanan, “Budda, Budda akan didukung. Bupati dan lingkungannya.
Baca Juga: Brigadir Jenderal Jos adalah momen penduduk Campari di tengah
Baca Juga: Di Pekalongan, hari ketiga tanah longsor tanah longsor tanah longsor, ribuan tim SAR dimobilisasi
Baca artikel lain … 16 orang tewas di acara tanah longsor Pekalon