Komarudin PDIP Memahami Prabowo Tak Bahas IKN Pas Pidato, Singgung Kewajiban Bayar Utang

author
2 minutes, 4 seconds Read

Komarudin Waubun, anggota Parlemen Jakarta -Jakarta -indonesia, mengatakan bahwa Prabowo Subaianto telah menjadi prioritas absolut karena Prabowo Subianto belum membahas pengembangan ibukota sebagai kepala orang Indonesia.

Prabowo tidak menyebutkan diskusi tentang nasib Ikn dalam pidato pertama setelah ditunjuk sebagai presiden Republik Indonesia Dewan Jan Jan de Jakarta (10/20) pada hari Minggu (10/20).

BACA JUGA: Sekretaris PDIP -Umum untuk Komunikasi Megawati dengan Pabowo

Komarudin mengatakan pada hari Selasa, Minggu, dan kompleks Jakarta Jan Congress, “Pak Prabowo sendiri memberikan prioritas hari ini.

Dia mengatakan bahwa Ketum Gerindra adalah presiden Republik Indonesia dan belum mengatakan IKN dalam pelantikannya, karena Prabowo pasti melihat klinik global dan masalah utang utama dari 8.000 cacing RP.

Baca juga: Kawal Prabowo-Gibran, sukarelawan berbagi 888 mawar dengan warga.

Lagi pula, presiden PDI -PCCI dari PDI Perjuangan Indonesia mengatakan bahwa ia terpaksa membayar hutang 1.000 RP miliaran.

Komarudin berkata: “Ini adalah beban Pak Prabowo, jadi saya pikir itu adalah bagian dari sikap terhadap yang digarisbawahi Pak Prabowo.

Baca Juga: Pidato Pertama Prabowo sebagai Presiden Republik Indonesia Indonesia 2024-2029 adalah semua konten.

Komandan Cakra Buana bersikeras bahwa dia bisa memahami pidato Prabowo.

Komarudin mengatakan bahwa Prabowo menekankan keadaan banyak orang di tengah -tengah makanan untuk makanan daripada fisik.

“Saya terkesan ketika dia tidak memiliki anggaran utama, orang -orang kecil yang mengumpulkan dana untuk tentara, ketika kami mengirimkan perjuangan kami. Ini berarti menghindarinya.

Sebelumnya, Prabowo diangkat sebagai presiden Republik Indonesia dan tidak berbicara tentang keberlanjutan pembangunan IKN dalam pelantikannya.

Dalam pidato pelantikannya, presiden Indonesia diketahui telah membahas banyak hal seperti kebocoran anggaran negara.

Ketum Gerindra mengatakan dalam pidato hari Minggu bahwa “saudara -saudara kita masih harus menghadapi kenyataan bahwa ada terlalu banyak kebocoran, penggunaan kasar dan korupsi di negara kita”.

Dalam sebuah pidato, Prabowo juga mengacu pada keinginan untuk mencapai kebersihan makanan dan menjadikan Indonesia sebagai gandum dunia.

Danjen Kopauss mengatakan: “Di Indonesia, Anda harus segera memiliki makanan mandiri sesegera mungkin.

Prabowo juga ingat bahwa para pemimpin politik negara itu tidak mudah bangga dengan Indonesia sebagai negara G20.

Dia mengatakan para pemimpin politik harus melihat situasi di lapangan daripada bangga dengan status Indonesia sebagai negara G20.

Lagi pula, Prabowo mengira masih ada banyak orang di Indonesia, seperti mereka yang hidup dalam kemiskinan dan anak -anak yang menderita kekurangan gizi.

“Apakah kita tahu bahwa banyak orang dan anak -anak masih tidak bahagia? Masih ada banyak orang yang masih tidak mendapatkan pekerjaan yang baik, banyak sekolah diabaikan, semua saudara dan saudari, kita harus berani melihat semua ini.” Lihat (ast / Medan Pers)! Video pilihan penerbit:

Baca artikel lain … pidato pertama sebagai Presiden Prabowo Triff tentang Kemerdekaan Palestina

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *