Kepala BNN Komjen Pol Marthinus Hukom Terima Penghargaan Dari Pemerintah AS

author
1 minute, 36 seconds Read

Medan Pers, Jakarta – Badan Penegakan Narkoba (DEA), Kantor Narkoba Penghargaan (AS) Amerika Serikat untuk Kepala Kantor Nasional Nasional (BNN) Komji Pol Marthinus Hukom.

Kedutaan Besar Kedutaan Besar Amerika dipinjam, mengatakan bahwa Marthinus Hukom telah menerima “kehormatan dan hasil karier yang luar biasa” untuk keberhasilan maksimal karirnya dalam memerangi perdagangan narkoba internasional dan terorisme.

BACA JUGA: BUSOMS-EXCISE-BNN Fapping Narkoba Lalu Lintas Obat Di Bandara Sokot, Aktor Berbeda

Selain itu, Satria Oktoreza, kepala wakil presiden Departemen Intelijen BNN, Departemen Intelijen Departemen Intelijen, menerima “kerja sama yang sangat baik di bidang penegakan hukum terhadap narkoba”.

DEA juga memberikan manajer dari Laporan Transaksi Keuangan dan Pusat Analisis (PPAT) Ivan Yustiazana, hadiah kinerja mengatasi, kontribusi tambahan di bidang kerja sama internasional dan dalam pengaturan pencucian uang.

Baca juga: Bnnk South Jakarta Rehabilitasi 253 Usus Usus untuk 2024

Duta Besar Lakhdhir Amerika dari Indonesia Kamala Shir dalam pengamatannya di Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia di Jakarta, Rabu (15/01/2025), Amerika Serikat dan Indonesia menghadapi tantangan terkait narkoba.

“Amerika dan Indonesia dan negara -negara di seluruh dunia menghadapi tantangan besar dalam memerangi organisasi perdagangan narkoba internasional,” kata Shirin Lakhdhir.

BACA JUGA: Selamat, KESKI -JAVA Customs Office DIY Menerima P4GN Puss Award dari BNNP Keski -java

Ditegaskan di bidang kedutaan Amerika Indonesia bahwa dewi bekerja erat dengan lembaga penegak hukum Indonesia, yang berkontribusi pada keberhasilan ratusan penelitian, kejang dan penangkapan.

Dari dokumen yang diterima oleh media, Bryan M. Barger dari negara Indonesia, Marthinus Hukom telah melalui karier yang hebat yang melayani rakyat Indonesia dalam hal terorisme dan penghancuran perdagangan narkoba.

Satria Oktorezan telah dianggap efektif sebagai koordinasi pemimpin dengan mitra internasional sebagai dewi. Ini memiliki efek pada penghancuran obat.

Pada saat yang sama, Ivan Yustiaanana dianggap berhasil dalam kolaborasi dengan mitra internasional, seperti Dewi, dalam penghancuran pencucian uang.

Upacara penghargaan juga termasuk Komji Pol (ret.) Gorries Mere, Letnan Jenderal (Ret.) Heddropioyono, politisi Osman Sapta Onath, jurnalis yang lebih tua Karni Ilyas dan beberapa bnn, pejabat PPAT, urusan luar negeri Indonesia. (PE/Medan Pers)

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *