Medan Pers – TERNATE – Calon Gubernur Maluku Utara (Cagub Malut) Benny Laos akan dimakamkan di Jakarta.
Benny Laos meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan yang melibatkan speedboat Bella 72 yang ditumpanginya saat mengikuti ekspedisi di Bobobong, Kabupaten Pulau Taliabu, pada Sabtu (12/10).
BACA: Bella 72 Korban Kebakaran Speedboat di Malut 33 Orang, 6 Orang Meninggal Termasuk Benny Laos
Hari ini jenazah Calon Gubernur Maluku Benny Laos diterbangkan dengan helikopter ke Luwuk, Sulawesi Tengah, kemudian diterbangkan ke Jakarta, kata Muksin Amrin, Juru Bicara Calon Gubernur Maluku Benny Laos-Sarbin Sehe, di Ternate. , Minggu (13/10).
Menurut Muksin, jenazah Benny Laos dimakamkan semalam di Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu.
BACA: Sepertinya Ada Peringatan Polisi Sebelum Benny Laos Meninggal, Coba Coba?
Hari ini mereka dijadwalkan memberangkatkan jenazah ke Jakarta bersama istri dan keluarga dekatnya.
Selain itu, rencananya pihak keluarga juga akan menunggu putra sulung Benny Laos, Adbert Laos, yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Amerika dan akan kembali ke negaranya untuk menghadiri pemakaman ayahnya di tempat peristirahatan terakhirnya.
BACA JUGA: Postingan Terbaru Romo Benny: Ada Pesan Kuat dalam Pidato Pertemuan Prabowo-Megawati.
Sementara korban lainnya, Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Maluku Utara, almarhum Mubin A Wahid, diberangkatkan ke Pulau Taliabu untuk dimakamkan di Kota Ternate.
Begitu pula korban tewas lainnya dalam peristiwa kebakaran speedboat Bella 72 akan dimakamkan di tempatnya masing-masing.
Diberitakan sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate menyebutkan, korban speed boat yang membawa Calon Gubernur (Cagub) Benny Laos dan pihaknya di Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, pada Sabtu, berjumlah 33 orang dan enam orang diantaranya meninggal dunia.
Komandan Basarnas Ternate Fathurahman mengatakan, penumpang speedboat Bella 72 berjumlah 33 orang dan dilaporkan 27 orang selamat dan enam di antaranya, termasuk Cagub Benny Laos, meninggal dunia.
Oleh karena itu, kata Fathurahman, pada pukul 20.30 WIB proses evakuasi Bassrnas dihentikan. Sedangkan retakan sudah terseret ke darat dan dipastikan tidak ada korban jiwa di dalam speedboat tersebut.
Disebutkannya, enam orang meninggal dunia yakni Benny Laos (Calon Gubernur Maluku Maluku), Ester Tantry (Anggota DPRD Provinsi Maluku), Anggota Polisi yang membawahi Kepala Pulau Sula, Bripka Hamdani Boamonabot, Mubin A. Wahid yang juga Ketua dari PPP DPW Partai Provinsi Maluku Utara, PNS Pemkab Kepulauan Sula, Nasrun, dan Mahsudin Ode Muisi.
Rinciannya, 10 korban dirawat di RSUD yakni Sherly Tjoanda, Hendrata Thes, Amir, Ajam, Irsan, Sance, Dian Jurak, Faisal, Susianto, dan Mariana Meskopa.
Data korban selamat berjumlah 17 orang, yakni 1. Sarkah (Jurkam), 2. Alimin (Jurkam), 3. Nurdian (Ekip), 4. Robi (ABK), 5. Amat (Kep/ABK), . 6 Wawan (ABK), 7. Siwa (ABK), 8. Jomil Ibrahim (Ajudan), 9. Karno (Ajudan), 10. Kamal (Ajudan), 11. Nursita (Sespri), 12. Iren (Media), 13 Eno (Media), 14. Nursan (Red), 15. Ikbal (Media), 16. Vega dan 17. Fadli. (antara/Medan Pers) Jangan lewatkan video pilihan editor ini: