Elektabilitas Khofifah-Emil Paling Dominan di Basis Pemilih NU

author
1 minute, 23 seconds Read

Medan Pers – JAKARTA – Elektabilitas calon gubernur dan wakil gubernur nomor 2 Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak semakin menguat.

Khofifah-Emil bahkan menjadi peraih suara terkuat warga Nahdlatul Ulama (NU) pada Pilkada Jatim 2024.

BACA JUGA: Pilgub Jatim, Senator Lia Istifhama Sebut Khofifah Sebagai Pemimpin Perempuan Secara Umum

Berdasarkan hasil survei Poltracking Indonesia pada 4-10 Oktober 2024, Khofifah-Emil menjadi pilihan utama warga NU atau biasa disebut Nahdliyin.

Dalam peta cross-tab sebaran elektabilitas dua calon gubernur Jatim berbasis ormas Islam, Khofifah-Emil menjadi pilihan terkuat.

BACA JUGA: Hasil Survei Voxpol Center: Melki-Johanis Ungguli Dua Lawannya di Pilgub NTT

“Pemilih yang dekat dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah cenderung memilih Khofifah Indar Parawansa – Emil Elestianto Dardak,” kata Peneliti Poltracking Indonesia Masduri Amrawi dalam keterangannya, Kamis (17 Oktober).

Berdasarkan survei, jumlah pemilih NU di Jatim sebesar 81,7%.

BACA JUGA: Persatuan Guru TK Gresik mendoakan kemenangan Khofifah-Emil

Dari 81,7% tersebut, 60,1% ke pasangan Khofifah-Emil, 20,7% ke pasangan Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans), dan 2,3% ke pasangan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim.

Proporsi masyarakat yang tidak tahu atau tidak menjawab kini sebesar 16,9%. 

Ia mengungkapkan, banyak Nahdliyin yang memilih Khofifah-Emil yang diyakini sangat dekat dengan Kiai.

Lebih lanjut, Khofifah-Emil sangat tertarik dengan komunitas pesantren dan santri di Jawa Timur.

Kondisi seperti itu tentu akan berdampak pada elektabilitas Khofifah-Emil secara keseluruhan, imbuhnya.

Dalam simulasi perolehan suara pasangan calon gubernur Jatim, Khofifah-Emil berhasil meraih probabilitas terpilih tertinggi.

“Khofifah-Emil meraih kuota pemilu (67,5%), disusul Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans (24,6%) dan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim (2,8%),” ujarnya.

Diketahui sampel pada survei ini sebanyak 1.200 responden dengan error sekitar 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

Klaster survei mencakup 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur secara proporsional berdasarkan data daftar pemilih tetap (DPT) tahun 2024, sedangkan stratifikasi survei ini adalah rasio gender pemilih. (*/anak laki-laki/Medan Pers)

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *