Medan Pers, komunitas pemuda dan komunitas anti -korupsi pada hari Senin menyelenggarakan protes di gedung KPK, Jakarta Selatan (6/1. Dengan Sekretaris Jenderal PDI -P Hasto Christiyanto.
Pemuda dan masyarakat mengkonfirmasi pentingnya keterlibatan KPK dalam menghilangkan praktik korupsi dalam otoritas hukum.
Baca juga: Hasto sebagai tersangka, Agus widjajanto: KPK harus jujur
“Kami sepenuhnya mendukung KPK untuk menemukan semua pihak yang terlibat dalam kasus ini, serta mereka yang mencoba untuk menutupi atau memblokir tuduhan tersebut,” kata Agus Syarifudin, koordinator komunitas pemuda dan komunitas anti -korupsi.
Mereka juga menguji keputusan KPK untuk menentukan situasi tersangka terhadap sekretaris PDI-PD Hasto Kristiyanto, yang mungkin mengeluarkan instruksi terkait suap antara waktu dalam proses pertukaran (PAW).
Baca juga: Yasonna mengakui bahwa dia tidak ditanya tentang kehadiran Syekh ketika itu diperiksa KPK
Menurut Agus, partainya juga ingin KPK ditangkap segera, dengan hati -hati memeriksa Hasto Kristiyanto. Karena ini akan memberikan efek mencegah korupsi di Indonesia.
“Hasto Kristiyanto harus dimintai pertanggungjawaban atas tindakannya di hadapan hukum, dan kami berharap proses ini tidak tertunda. Korupsi harus dilakukan tanpa kompromi,” kata Agus.
Baca juga: Sekretaris Jenderal PDIP memiliki tersangka, jadi apa pandangan KPK tentang misi saya? Jawabannya normal
Dengan demikian, Agus ingin KPK tidak takut untuk berurusan dengan intervensi elit politik, yang berusaha mencegah proses hukum.
“Kami mendesak KPK untuk tidak terkejut dengan pengaruh politik apa pun dalam tanggung jawab mereka yang baik. KPK harus tetap bebas dan fokus untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Agus.
Di sisi lain, Agus mengumumkan bahwa semua orang Indonesia perlu menggabungkan praktik korupsi di negara ini.
Warga negara mana pun memiliki peran penting dalam memastikan bahwa hukum dihormati dan tanpa keputusan.
“Ini adalah inspirasi bagi kita semua untuk mengekspresikan pandangan kita, untuk mendukung KPK dan untuk memastikan bahwa korupsi tidak akan menjadi budaya di pemerintahan kita. Kita harus berjuang bersama untuk menjaga Indonesia dari korupsi,” pungkas Agus. (Cuy/Medan Pers)
Baca salinan lain … Maspin Masih Saya pergi ke luar negeri pada 6 Januari, hari berikutnya kembali